3 Ponsel Ini Buktikan Kiprah Motorola 2018: Makin Berani!

Begitulah adanya kalau kita melihat bagaimana “kelakuan” Motorola sejak diakuisisi oleh Lenovo. Sejak diakuisisi oleh Lenovo, Motorola berubah menjadi perusahaan yang tidak malu mengeluarkan banyak ponsel yang berbeda setiap tahun. Hal ini membuat potential buyer mereka punya banyak pilihan, tetapi sekaligus menderita sakit kepala. Sebabnya apalagi kalau bukan keinginan untuk memilih ponsel yang sempurna dengan budget paling efisien. Padahal, kesempurnaan hanya milik Tuhan (serta Andra and the Backbone). Dengan demikian, tidak dapat disangkal bahwa 2018 menjadi tahun yang menarik bagi perusahaan satu ini. Mau tahu apa saja HP Motorola terbaru yang layak jadi perhatian? Simak review menarik di bawah ini.

 

Moto Z3 Play: Best Overall!

Modular phone adalah sesuatu yang patut dijual Motorola sehubungan dengan kegagalan Project Ara kala merek ini masih ada dalam naungan Google. Meskipun tak sesuai gambaran ideal Ara, tetap saja konsep ponsel modular terdengar seksi di kalangan pecinta gadget, apalagi bagi mereka yang senang customize ponselnya.

Menindaklanjuti Moto Z2 Play tahun lalu, Motorola mengeluarkan Moto Z3 Play pada 2018. Desain Moto Z3 Play sebagian besar sama dengan pendahulunya karena ponsel ini mendukung semua Moto Mods yang ada.

Bedanya cuma terletak di bezel yang mengelilingi layar AMOLED 2160 x 1080 inci yang dilindungi oleh Corning Gorilla Glass 3. Ukurannya 291 inci, cenderung lebih kecil. Oh ya, ukuran layar Z3 Play (6 inci) juga lebih besar daripada Z2 Play yang 5,5 inci.

Di dalam Z3 Play, Motorola menanamkan prosesor Snapdragon 636 dengan RAM 4GB. Motorola memberi Anda pilihan untuk ukuran ruang penyimpanan, antara 32 GB atau 64 GB. Atas nama durabilitas, tentu saja lebih besar lebih baik.

Selain itu, baterai Moto Z3 Play berkapasitas 3.000 mAh. Boros atau tidaknya ada di tangan Anda. Tapi kalau masih kurang, tenang saja. Soalnya, yang Anda genggam adalah ponsel modular. Bila proyektor, speaker, dan kamera tambahan saja bisa dibongkar-pasang di sini, tentu saja Anda takkan kesulitan menambahkan mods berupa baterai tambahan.

Motorola memperkenalkan kamera ganda ke jajaran Z Play dengan menampilkan sensor 12MP + 5MP pada kamera Z3 Play. Sementara itu, kamera yang menghadap ke depan menangkap gambar pada resolusi 8MP. Lumayan kok, buat selfie wajah manis Anda.

Sensor sidik jari Moto Z3 Play dapat ditemukan di kanan bawah tombol volume. Selain itu, Motorola juga memiliki sistem isyarat di layar (on screen gesture system) yang berfungsi baik, tidak sepayah Google dan Android P miliknya.

Jadi, kalau mau cari ponsel 5G yang asyik secara keseluruhan, Moto Z3 Play patut jadi pilihan!

 

Moto G6 Play: Best Value

Motorola Moto G series adalah yang paling populer (dan paling besar kasih profit buat Motorola) sejak Moto G pertama dirilis pada tahun 2013. Tak diragukan lagi, entri tahun ini telah terbukti menjadi yang terbaik sejauh ini. Tapi, mengapa bisa begitu?

Pada 2018, Motorola merilis tiga seri ponsel G, yaitu Moto G6, Moto G6 Play, dan Moto G6 Plus. Nah, dari ketiga varian ponsel tersebut, Moto G6 Play adalah yang paling terjangkau. Kalau mau yang lebih unggul, konsumen pilih G6 Plus. Sementara itu, G6 termasuk yang biasa saja. Maklum, kualitas dan fiturnya terletak di antara keduanya.

Rahasia murah G6 Play terletak di bodinya yang terbuat dari plastik mengkilap. Sementara itu, baik G6 maupun G6 Plus sama-sama punya bodi yang terbuat dari kaca sehingga terlihat dan terasa jauh lebih baik daripada G6 Play. Tapi tetap saja, itu tak membuat gelar Motorola best value phone lenyap dari G6 Play.

 

Moto G5: Best Budget

Seperti kakaknya, G5 Plus, Motorola G5 adalah perangkat hebat yang menawarkan nilai terbaik buat mereka yang terbatas dalam hal uang. Selain harganya yang terjangkau, kelebihan lain dari Moto G5 adalah ukurannya yang cukup kecil untuk digunakan dengan satu tangan.

Apalagi yang bisa kamu dapat dari Moto G5 yang kabarnya murah meriah ini? Pertama, panel belakang berbahan dasar aluminium yang sukses membuat ponsel ini lebih bobot dan tampak kokoh. Kedua, kamera depan 5 megapiksel (lumayan untuk selfie ala kadarnya asal pencahayaannya cukup) dan kamera belakang 13 megapiksel yang tetap ciamik menangkap detail saat diajak menjepret dalam kondisi remang-remang alias low light.

Layar LCD seukuran 5 inci yang disematkan pada G5 menawarkan Anda resolusi 1920 x 1080 HD. Seperti disebutkan sebelumnya, ukuran layar ini lumayan nyaman untuk penggunaan satu tangan.

Sementara itu, prosesor Snapdragon 430 yang dipasangkan dengan RAM 2GB masih bisa diandalkan untuk penggunaan sehari-hari. Untuk urusan multitasking, duet yang tersemat di G5 ini entah kenapa lebih bagus daripada kompetitornya, Nokia 3.

Baterai Moto G5 yang berkapasitas 2800mAh juga lebih bisa diandalkan daripada baterai Nokia 3 yang kabarnya cuma bisa dipakai 10 jam. Oh ya, baterai ini sifatnya removable, jadi Anda bisa bongkar pasang sendiri seumpama Anda termasuk tipe penyedia baterai cadangan atau sedang membutuhkan baterai yang baru akibat yang lama sudah hamil.

Kalau Anda ingat lagi, Samsung sebenarnya telah melakukan manuver yang sama pada awal dekade ini, yaitu membuat variasi ponsel yang banyak. Langkah Samsung sedikit banyak berkontribusi terhadap penjualan ponsel tersebut, menjadikannya raja ponsel Android saat ini. Kini, Motorola mengikuti jejaknya.

Apakah Motorola nanti akan mendulang sukses yang sama dengan Samsung pada masa itu? Yang jelas, seperti itulah manuver Motorola 2018 yang kita lihat; makin berani!

 

Sumber: https://review.bukalapak.com/gadget/ini-dia-5-hp-motorola-terbaru-di-tahun-2018-yang-akan-masuk-indonesia-32269

Ilustrasi: Motorola

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *