Kandungan Kafein dalam Teh Hitam dan Teh Hijau

Teh Hitam
Teh Hitam

Kafein adalah stimulan umum yang dapat meningkatkan metabolisme dan energi, tetapi dapat pula memberikan efek samping jika dkonsumsi secara berlebihan. Efek samping yang umum dari kafein termasuk mual, pusing dan gugup.

Bahkan bila dikonsumsi dalam dosis tinggi, kafein dapat menyebabkan kafeinisme, yaitu kondisi yang ditandai dengan jantung berdebar-debar dan kecemasan. Kafein merupakan kandungan alami teh, kopi, dan cokelat. Teh memiliki jumlah kafein terendah, meski tingkatnya bervariasi dalam beberapa jenis teh. Mari coba bandingkan kandungan kafein dalam teh hitam dan teh hijau.

Teh hitam dibuat dari daun teh yang dioksidasi dan dikeringkan hingga didapat warna hitam yang khas. Teh hitam mengandung rata-rata 50 mg kafein per cangkir, jumlah ini juga masih bervariasi tergantung pada ukuran cangkir dan kekuatan seduhan teh tersebut.

Teh hijau dibuat dari daun yang sama seperti teh hitam. Namun, proses pengolahannya lebih singkat, tidak melalui fermentasi dan oksidasi sehingga rasanya cenderung lebih asli. Kandungan antioksidan dalam teh hijau juga lebih tinggi. Sedangkan untuk kandungan kafeinnya, rata-rata secangkir teh hijau mengandung 40- 50 mg kafein, tergantung pada ukuran cangkir dan lamanya waktu daun diseduh. Pada akhirnya, bisa disimpulkan bahwa tingkat kafein sebagai kandungan alami teh dalam teh hitam dan teh hijau tidak jauh berbeda. Namun, jika Anda perlu mengurangi asupan kafein dan menambah potensi antioksidan, beralih dari teh hitam ke teh hijau mungkin adalah pilihan yang bagus.

Be Sociable, Share!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *