Peraturan Bola Futsal yang Wajib untuk Diketahui

Sama tapi berbeda. Itulah sepak bola dan futsal yang banyak memiliki kesamaan namun berbeda. Selain ukuran lapangan dan jumlah pemain yang bisa bermain di lapangan, salah satu yang membedakan antara futsal dengan sepak bola adalah ukuran bolanya. Bola futsal yang digunakan atau menurut standar internasional memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan ukuran bola sepak yang digunakan di lapangan berumput.

Ukuran bola untuk futsal sesuai dengan ketetapan dari FIFA yaitu:

  • Bola harus memiliki bentuk yang bulat dan terbuat dari bahan kulit atau bahan yang lainnya.
  • Memiliki ukuran diameter minimal 62 dan maksimal adalah 64 cm.
  • Berat bola untuk futsal saat pertandingan dimulai minimal adalah 400 gr dan maksimal adalah 440 gr.
  • Mempunyai tekanan sebesar 0,4-0,6 atmosfir atau sekitar 400-600 g/cm3.
  • Saat bola dijatuhkan dari ketinggian 2 meter, pantulan bola harus memiliki ketinggian sekitar 50-65 cm.

Dari standar resmi FIFA tersebut, bola futsal memiliki perbedaan dengan bola sepak, yaitu di bagian:

  • Bahan dari bola. Jika bola untuk futsal terbuat dari bahan kulit atau dari bahan yang lainnya, maka bola untuk sepak bola terbuat dari karet sintetis atau karet.
  • Ukuran yang lebih kecil yaitu memiliki diameter 62-64 cm sedangkan bola sepak berdiameter 68-70 cm.
  • Memiliki berat 400-440 gr sedangkan bola untuk sepak bola memiliki berat 410-450 gr.
  • Tekanan pada bola untuk futsal 0,4-0,6 atmosfir dan untuk bola sepak 8-12 psi.
  • Pantulan bola untuk futsal sekitar 50-65 cm dari ketinggian 2 meter dan jika bola sepak tidak boleh lebih tinggi dari 60 cm dari ketinggian 1 meter.

Peraturan bola untuk futsal di luar dan di dalam permainan yaitu:

  • Dikatakan di luar permainan:
  • Bola melewati garis gawang atau menyentuh garis yang ada di samping baik bergulir atau melayang di udara.
  • Permainan dihentikan wasit.
  • Bola menyentuh langit-langit.
  • Dikatakan di dalam permainan:
  • Bola memantul dari mistar atau tiang gawang ke dalam lapangan.
  • Bola memantul setelah menyentuh wasit jika berada di bagian dalam permainan.

Dalam permainan, peraturan permainan bola futsal dikatakan rusak dan harus diganti jika:

  • Bola rusak atau pecah sehingga pertandingan dihentikan sementara waktu dan akan dimulai kembali setelah menjatuhkan bola pengganti di lapangan atau tempat permainan.
  • Bola rusak dan pecah saat tidak ada di permainan misalnya tidak digunakan untuk sepak pojok, maka pertandingan dapat dimulai sesuai dengan peraturan.
  • Tanpa seizin wasit, bola tersebut tidak dapat diganti.

Dari peraturan tersebut, semoga bisa membantu Anda dalam memilih bola untuk futsal yang tepat dan melakukan pertandingan sesuai peraturan misalnya kapan saat bola rusak harus diganti. Semoga bermanfaat!

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *