Tips Modifikasi Motor yang Aman Agar Tidak Kena Denda

Dalam dunia otomotif belakangan ini sempat terjadi pro dan kontra mengenai kasus modifikasi motor. Pihak kepolisian memberi ancaman tegas bagi seluruh pemilik kendaraan bermotor untuk tidak melakukan berbagai bentuk modifikasi kendaraan. Hal tersebut membuat para pecinta modifikasi unjuk suara, bagian yang pro mengungkapkan bahwa modifikasi tidak melanggar aturan dan murni sebuah ekspresi jati diri. Sedangkan bagian kontra, menyatakan jika kegiatan tersebut tidak ada faedahnya. Dalam aturan disebutkan bahwa, yang melanggar akan dikenakan sanksi pidana penjara paling lama 1 tahun dan denda sebesar Rp 24 juta. Maka, jika Anda tidak ingin terkena denda, ikuti tips modifikasi kendaraan yang aman sebagai berikut:

Tips Modifikasi Motor yang Aman Agar Tidak Kena Denda

  1. Jangan Mengubah Rangka

Melakukan modifikasi motor dengan mengubah bentuk rangka, terkadang dilakukan agar terlihat lebih unik dan mengikuti gaya modif tertentu. Hal ini justru dilarang dalam Undang-Undang. Pada rangka motor Anda, ternyata memiliki nomor seri yang menjadi syarat utama administrasi. Namun, sah-sah saja apabila Anda ingin memodifikasi sepeda motor Anda untuk mengikuti sebuah kontes dan diharuskan memiliki kendaraan yang unik pada kontes tersebut. Sebaliknya, jika Anda gunakan motor yang telah di modifikasi tersebut sebagai kendaraan sehari-hari, ini akan menjadi boomerang bagi Anda.

  1. Jangan Mengubah Dimensi

Selanjutnya, Anda dilarang keras mengubah dimensi yang berarti merekayasa panjang, lebar, ataupun volume. Hal ini dikarenakan dalam surat-surat kelengkapan bermotor seperti STNK dan BPKB sudah tercatat dimensi resmi dari pabrik produksi. Jadi, jika dimensi motor Anda diubah, akan tidak sesuai lagi dengan dokumen. Jika memiliki kendaraan bermotor, sebisa mungkin Anda jaga dan rawat sesuai bentuk normal pada umumnya.

  1. Jangan Mengubah Kapasitas Mesin

Anda juga tidak diperbolehkan mengubah kapasitas mesin alias bore up. Kegiatan modifikasi motor yang satu ini adalah hal favorit bagi orang-orang yang ingin memperkuat performa mesin motornya. Karena dengan kapasitas mesin yang besar, maka motor juga lebih terlihat gagah. Namun, hal ini tercantum dalam peraturan sehingga haram untuk dilakukan. Jadi, jika tidak ingin dikenakan denda jangan sekalipun Anda mencoba untuk mengubah kapasitas mesin motor Anda.

  1. Mengubah Warna

Larangan selanjutnya yaitu tidak diperbolehkan mengubah warna. Jangan coba-coba untuk mengecat motor Anda dengan warna lain selain warna dari hasil produksi awal. Karena hal ini telah tercantum pada STNK yang Anda miliki. Jika yang tercantum adalah hitam, maka warna harus hitam. Modifikasi motor yang satu ini juga dilarang oleh pihak kepolisian karena sudah sepatutnya motor yang Anda miliki sesuai dengan dokumen yang tercatat dan diterbitkan oleh Mabes Polri.

Bagi Anda pemilik kendaraan bermotor, diharapkan dapat lebih mematuhi aturan kendaraan yang ada jika tidak ingin dikenakan denda dan sanksi.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *