Berbagai Kelebihan dan Tips Aman Menggunakan Kompor Gas

Sejak beberapa tahun lalu, penggunaan kompor minyak telah banyak ditinggalkan oleh para penggunanya. Hal tersebut tak lepas dari peran serta pemerintah dalam melakukan program konversi dari penggunaan kompor minyak ke kompor lain yang menggunakan gas alam sebagai bahan bakarnya. Penggunaan kompor gas sejak saat itu menjadi umum baik untuk keperluan rumah tangga maupun industri. Pemerintah berperan serta aktif dalam penggantian kompor minyak masyarakat dengan kompor satu tungku dengan satu buah tabung gas ukuran ekonomis 3 kg. Hingga saat ini, kompor dengan bahan bakar gas sudah banyak diproduksi dengan berbagai jenis dan bentuk yang dapat disesuaikan untuk berbagai kebutuhan penggunanya.

 

Pada jaman sebelum adanya program pemerintah tersebut, sebenarnya kompor dan tabung gas sudah banyak diciptakan. Namun penggunaannya masih berkisar pada sebagian kecil masyarakat khsususnya mereka yang berada di kelas menengah di atas. Ketika itu belum ada tabung gas ukuran kecil 3 kg, yang ada hanya tabung gas 15 kg yang berada di harga Rp. 120.000 sekali isi. Hal itulah yang membuat masyarakat kalangan menengah kebawah masih tetap setia kepada kompor minyak karena harga minyak per liternya hanya Rp. 10.000. Namun dengan sosialisasi gencar pemerintah akan kelebihan-kelebihan penggunaan gas sebagai bahan bakar dan subsidi bagi pemberian kompor maupun gas kecil untuk masyarakat tidak mampu maka saat ini hampir semua orang sudah menggunakan bahan bakar gas alam sebagai peralatan memasaknya.

 

Lalu apa saja kelebihan memakai kompor gas dibandingkan dengan pemakaian kompor minyak tanah:

 

  • Lebih cepat matang.

Dengan menggunakan bahan bakar gas, maka api yang dihasilkan adalah api biru dan hijau bukan api merah. Dengan api biru masakan akan lebih cepat matang dari pada penggunaan api merah seperti pada kompor minyak maupun kayu bakar.

 

  • Kompor saat ini sudah didesain dengan banyak tungku.

Jika dahulu kompor minyak hanya memiliki satu tungku sehingga memasak perlu bergantian, sekarang kompor dengan bahan bakar gas sudah didesain untuk lebih praktis dengan 2 atau lebih tungku. Bahkan jika Anda menghendaki Anda bisa memesan kompor yang sesuai dengan bentuk dapur di rumah.

 

  • Lebih ekonomis.

Jika dihitung biaya yang dikeluarkan secara keseluruhan, maka penggunaan gas lebih hemat dibandingkan dengan penggunaan minyak. Meskipun harga minyak tanah lebih murah, namun kegunaannya tidak tahan lama dibandingkan menggunakan gas alam.

 

Jika Anda enggan menggunakan kompor dengan gas alam karena faktor resikonya yang mudah meledak, maka perlu Anda ketahui bahwa meledaknya tabung gas lebih sering disebabkan karena keteledoran pemakainya. Untuk itu ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan agar hal tersebut dapat dihindarkan, yaitu:

 

  • Setiap mengganti tabung gas, pastikan tidak ada bunyi mendesis yang keluar dan bau khas gas di sekitar Anda. Jika ada, minta tolonglah kepada orang yang lebih ahli dan jangan menghidupkan kompor ataupun sumber api lainnya.
  • Periksa selalu kondisi selang tabung agar terhindar dari gigitan tikus. Pakailah pengaman selang tabung yang berbentuk selang dari bahan logam untuk menghindari digigitnya selang oleh tikus.

 

Dengan menggunakan kompor gas maka Anda telah mendukung program pemerintah untuk melakukan konversi antara minyak tanah dengan gas alam. Tindakan ini juga dapat dilakukan sebagai bentuk menjaga kelestarian lingkungan karena jumlah minyak tanah semakin hari semakin berkurang. Lakukan tips-tips di atas agar Anda terhindar dari kerusakan dan bahaya yang dapat ditimbulkan.

 

 

 

Be Sociable, Share!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *