Mendeteksi Bias Berita Internet

Seiring perkembangan teknologi internet, msayarakat menjadi semakin mudah dalam mengakses berita. Internet yang memiliki sifat cepat dan praktis menawarkan kemudahan dan kecepatan dalam menyajikan berita. Tidak heran jika saat ini banyak media-media cetak berita terkemuka yang mulai beralih memanfaatkan media internet untuk menyebarkan informasi. Kini, kita bisa dengan mudah menemukan situs-situs berita di internet. Dan semakin hari, situs-situs penyedia informasi terkait berita terkini jumlahnya semakin banyak. Namun sebagaimana lazimnya setiap hal yang ada di dunia ini, segala sesuatu memiliki sisi positif dan sisi negatif. Sisi positifnya, berita di internet memang lebih cepat sampai ke pembaca. Namun sisi negatifnya, kini banyak media berita di internet yang menyajikan berita secara tidak proporsional, melanggar kode etik jurnalistik, dan bahkan membuat berita-berita palsu untuk kepentingan-kepentingan tertentu dan demi meraih keuntungan tertentu. Berita internet seringkali menjadi bias, yang kebenaran dan kepalsuannya semakin sulit untuk dideteksi.

Bias berita berarti adalah penyajian berita yang dipenuhi dengan  prasangka dan tanpa melakukan konfirmasi ke sumber berita. Bias berita akan sangat berbahaya karena berpotensi menyajikan berita yang salah, tidak sesuai yang dimaksud oleh narasumber, dan bahkan menggerus nilai-nilai yang hendak disuarakan. Media, atau dalam hal ini berita internet, dapat memberikan kesan dan kesimpulan di benak pembaca. Menyajikan berita yang salah atau bahkan berita palsu bisa berbahaya dan mengarah kepada fitnah jika berita tersebut terlanjur dipercaya oleh masyarakat. Terdapat beberapa hal yang harus dilakukan oleh pembaca agar tidak terjebak oleh berita palsu atau berita yang salah.

Pertama, mendeteksi integritas sebuah situs media. Tidak semua media berita di internet memiliki integritas terpercaya. Sebagian besar media berita di internet justru malah tidak memiliki integritas sehingga tidak dapat dijadikan rujukan dalam mencari berita terbaru. Dalam mendeteksi integriats sebuah media online, pembaca harus mencari tahu susunan redaksi dan identitas para pengelola sebuah media online. Media yang kredible atau memiliki integritas biasanya akan terbuka mengenai identitas mereka, mulai dari susunan redaksi hingga alamat redaksi.

Kedua, menjauhkan diri dari media abal-abal. Salah satu cara paling efektif agar tidak terjebak pada berita palsu atau berita bohong adalah menghindari situs-situs berita yang dikenal suka memberikan berita bohong atau bahkan memiliki kebiasaan mengarang berita palsu untuk kepentingan mereka. Pilihlah situs-situs berita yang kredibel saja, sebab membaca berita dari media abal-abal hanya akan membuang-buang waktu dan menguras emosi.

Ketiga, mengkomparasikan dengan media lain. Biasanya, sebuah fakta atau berita yang teruji akan diberitakan oleh lebih dari satu media dan bahkan diberitakan oleh banyak media. Sebaliknya, berita bohong atau berita palsu yang sebenarnya merupakan karangan redaksi sebuah situs berita tentu hanya akan ditayangkan di media tersebut. Jika ingin mencari berita internet yang benar-benar terpercaya, carilah sumber berita pembanding untuk meyakinkan bahwa berita tersebut adalah benar-benar fakta.

Be Sociable, Share!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *