Tips Wisata Ke Gunung Rinjani Yang Aman

Gunung Rinjani merupakan salah satu destinasi wisata yang mencuri perhatian para traveler di Indonesia bahkan mancanegara. Gunung berapi Kedua tertinggi di Indonesia setelah Gunung Kerinci ini memiliki ketinggian mencapai 3.726 meter dpl. Wisata ke Gunung Rinjani butuh persiapan yang matang agar perjalanan lebih menyenangkan dan aman. Apa saja yang harus disiapkan? Langsung saja simak tips wisata ke Gunung Rinjani berikut ini:

Seputar Gunung Rinjani

Gunung Rinjani merupakan salah satu dari tiga gunung yang disakralkan/ disucikan oleh umat Hindu Suku Sasak dan di Bali. Karena Rinjani dipercaya sebagai tempat tinggal dewa. Gunung berapi yang masih aktif ini memiliki pesona yang luar biasa indah, namun suhu di puncak gunung cukup ekstrim, suhu terendahnya mencapai 12 derajat celcius bisa membuat tubuh menggigil. Setelah mengetahui seputar Gunung Rinjani Anda bisa mempersiapkan beberapa hal penting, diantaranya adalah sebagai berikut:

Persiapan Yang Matang

Persiapan dan perencanaan harus dilakukan dengan matang, baik dari segi fisik maupun mental. Secara umum persiapan yang harus dilakukan jauh hari adalah menyiapkan perlengkapan yang dibutuhkan selama perjalanan dan kemah.Jangan membawa barang yang tidak penting. Selain itu siapkan perlengkapan obat-obatan, persiapan bekal sesuai dengan waktu pendakian ke puncak gunung yang membutuhkan waktu sekitar 4-6 hari.

Menggunakan Jasa Porter

Jika sudah sering mendaki gunung pasti mengetahui jasa porter. Dengan adanya jasa porter ini sangat membantu memudahkan proses pednakian. Tugas mereka bermacam-macam sesuai perjanjuan. Salah satunya membawa barang sampai ke tempat tujuan. Selain itu ada juga yang menyediakan makanan untuk para pendaki. Intinya tugas para porter adalah melayani pendaki selama proses menuju Gunung Rinjani.

Pilih Musim Kemarau

Musim kemarau adalah musim yang cocok untuk melakukan pendakian, yaitu dari bulan Maret s/d Agustus. Saat musim kemarau, Anda bisa menikmati keindahan alam lebih leluasa dibandingkan saat musim hujan. Selain itu banyak pendaki yang sengaja merayakan Hut RI pada tanggal 17 Agustus dengan mengibarkan bendera sang saka merah putih di puncak Gunung Rinjani.

Patuhi Tata Tertib Dan Prosedur Pendakian

Perlu diperhatikan baik-baik etika dan tata tertib selama pendakian. Karena ini menyangkut kenyamanan dan keselamatan pendaki. Untuk informasi prosedur pendakian dan tata tertibnya bisa dilihat di website resmi Taman Nasional Gunung Rinjani.

Pilih Rute Yang Aman Dan Sudah Direkomedasikan

Tips wisata terakhir mendaki Gunung rinjani adalah memilih menggunakan jalur resmi yang disediakan oleh pengelola gunung. Ada 4 jalur resmi yaitu: senaru, sembalun, torean dan timba nuh. Dari ke-4 jalur tersebut yang paling popular dan direkomendasikan adalah senaru dan sembarun. Dari mulai perjalanan, sampai di puncak hingga melanjutkan perjalanan pulang yang paling utama adalah menjaga kebersihan.

 

Be Sociable, Share!

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *